Oleh: Jovan Alfarizi )* Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia menjadi ajang refleksi nasional. Namun, tahun ini muncul polemik yang memancing perhatian publik.
Penulis: a posminang
Jaga Nasionalisme di Momentum Bulan Kemerdekaan dari Gelombang Budaya Pop Bendera Bajak Laut
Oleh : Aksara Dwi Wijayanto )* Momentum bulan kemerdekaan selalu menjadi waktu yang istimewa bagi bangsa Indonesia untuk meneguhkan kembali semangat nasionalisme. Namun tahun
Pemerintah Berhasil Ungkap Jaringan Besar Judi Daring Internasional
Jakarta – Kasubdit 1 Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Rizki Agung Prakoso mengatakan penangkapan tiga tersangka judi daring internasional menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memberantas
Jaga Stabilitas Nasional, Tolak Provokasi Aksi 28 Agustus
Oleh : Erika Puspitorini )* Rencana aksi unjuk rasa yang digelar pada 28 Agustus 2025 di depan Gedung DPR dan Istana Negara menjadi sorotan
Peningkatan Upah dan Perlindungan Kerja Jadi Bukti Keseriusan Pemerintah untuk Buruh
Oleh : Jaka Prasetya )* Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus menunjukkan berbagai macam langkah yang nyata dalam memastikan perlindungan dan kesejahteraan
Demi Persatuan Bangsa, Penting Hindari Aksi 28 Agustus Ciptakan Kondusivitas
JAKARTA Rencana aksi besar ribuan buruh pada 28 Agustus 2025 di depan Gedung DPR/MPR dan Istana Negara menimbulkan kekhawatiran sejumlah pihak karena jelas
Kebijakan Pro-Buruh Terus Diperkuat, Pemerintah Pastikan Perlindungan dan Kesejahteraan
JAKARTA Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat berbagai macam kebijakan yang pro-buruh, hal tersebut sebagai bukti nyata komitmen dalam memastikan
Jakarta – Pasca perayaan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, muncul perhatian publik terkait fenomena penggunaan simbol fiksi dan non-nasional. Pemerintah dan tokoh masyarakat menekankan bahwa Bendera Merah Putih tetap harus menjadi satu-satunya simbol negara yang dikibarkan selama maupun pasca momen kemerdekaan. Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mengajak masyarakat merayakan kemerdekaan dengan persatuan. Semangat kemerdekaan harus diwujudkan dalam bentuk persatuan. Mari kita rayakan kemerdekaan dengan rasa syukur serta kibarkan Merah Putih sebagai tanda kebesaran bangsa. Polri juga berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban sebagai bagian dari upaya menuju Indonesia Emas 2045, ujarnya. Sementara itu, Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian, menegaskan makna filosofis bendera Merah Putih. Merah Putih bukan sekadar warna, melainkan warisan penuh makna perjuangan, pengorbanan, serta harapan. Setiap kali bendera ini berkibar, kita diingatkan pada tekad persatuan yang diraih melalui harga mahal dari para pendiri bangsa, katanya. Kawendra menambahkan, tentang pentingnya pengibaran Merah Putih. Pengibaran Merah Putih tidak selalu lahir dari keadaan yang sempurna, tetapi dari rasa cinta yang membuat bangsa ini terus berupaya memperbaiki diri. Indonesia tidak dibangun oleh kebencian atau perpecahan, melainkan oleh tekad untuk bersatu di tengah keberagaman. Terangnya Senada, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menyatakan pihak kepolisian menghargai kreativitas masyarakat, tetapi tetap mendorong pengibaran Merah Putih. Berkaitan dengan fenomena itu, kita lebih mengutamakan saat ini selama Hari Kemerdekaan RI ke-80, kita berfokus pada pengibaran bendera Merah Putih. Walaupun ada fenomena tersebut, kita menghargai kebebasan berekspresi dan kreativitas. Namun di bulan Agustus ini mari kita semarakkan peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80 ini dengan mengibarkan bendera Merah Putih kita di lingkungan publik maupun internal kita, itu saran kami, ujarnya. Artanto menambahkan, pihak kepolisian terus memantau perkembangan fenomena tersebut dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Kebebasan berekspresi dan kreativitas kita hargai, tapi tentu ada etika, budaya, dan sopan santun yang harus kita pahami bersama. Apalagi di bulan Agustus adalah bulan merayakan kemerdekaan, di mana kita harus menyemarakkan itu dengan mengibarkan Merah Putih, pungkasnya. **
Jakarta – Pemerintah menegaskan pentingnya menjaga kehormatan simbol negara, khususnya Bendera Merah Putih, pasca perayaan Hari Kemerdekaan ke-80. Penegasan ini muncul setelah viral fenomena
Pasca 17 Agustus, Fokus Nasionalisme Harus Kembali pada Simbol Negara
Jakarta – Pasca perayaan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, muncul perhatian publik terkait fenomena penggunaan simbol fiksi dan non-nasional. Pemerintah dan tokoh masyarakat menekankan
Rawat Spirit Kemerdekaan dengan Menghormati Merah Putih, Bukan Bendera Bajak Laut
Oleh: Nabila Tri Kusuma )* Peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia telah berlangsung dengan penuh khidmat. Seluruh elemen bangsa kembali meneguhkan rasa syukur sekaligus










